Rabu, 14 Januari 2009

Term of Refference

WORKSHOP

“STRATEGI RUMAH SAKIT DALAM MENGELOLA
PASIEN DENGAN JAMINAN”

Latar Belakang
Mekanisme pre payment system telah membawa iklim baru bagi industrialisasi sector kesehatan terutama rumah sakit. Kesamaan peran dan kerjasama yang saling menguntungkan antara rumah sakit sebagai Pemberi Pelayanan Kesehatan (disingkat PPK) dengan Perusahaan-perusahaan yang memiliki sumber daya yang menitipkan dan mempercayakan pegawainya apabila sakit dengan mekanisme pembayaraan yang terkendali transparent dan cost effective merupakan azas-azas yang harus diperankan oleh keduanya.

Salah satu bentuk pembayaran pasien dengan jaminan adalah Kebijakan Pemerintah dalam mengelola pelayanan terhadap masyarakat miskin telah mengarah kepada Universal Couverage Asuransi Kesehatan. Trend tentang prepayment sistem ini mulai dari PKPS-BBM, JPS-BK, Askeskin dan Jamkesmas saat ini bermuara pada pengendalian pembiayaan kesehatan dimana Departemen Kesehatan memberlakukan Pembayaran berbasis Bauran Kasus (case mix) yang saat ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1161/Menkes/SK/X/2007 tentang Penetapan Tarif RS Berdasarkan Indonesia Diagnosis Related Group (INA-DRG).
Dalam pengelolaan pasien dengan jaminan tersebut Rumah sakit secara terstruktur dan tersistematis perlu melakukan berbagai hal mulai dari desiminasi informasi sampai pada tahapan evaluasi implementasi tarif pembayaran pasien dengan jaminan. Berbagai faktor yang mempengaruhi kompleksitas implementasi pengelolaan pasien dengan jaminan tersebut adalah karena dibutuhkannya berbagai keahlian mulai dari medis, perawat, perekam medis, keuangan RS dan IT yang semuanya perlu kohesiveness dan berkerja secara team dalam mengelola dan menyederhanakan berbagai kendala teknis maupun kebijakan dalam implementasi pengelolaan pasien dengan jaminan tersebut.
Untuk itu diperlukan penyamaan persepsi dan percepatan sharing pengalaman serta meingkatkan keterampilan dalam pengelolaan pasien dengan jaminan dalam bentuk workshop “strategi rumah sakit dalam mengelola pasien dengan jaminan”


Tujuan
Umum :
Memberikan gambaran pengelolaan pasien dengan jaminan di rumah sakit
Khusus:
o Memahami tentang konsep dan peran rumah sakit dalam pre payment system
o Meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengimpelementasikan pengelolaan pasien dengan jaminan
o Memberikan bekal pengetahuan praktis dan ketermapilan khusus berbasis tools dalam pengelolaan pasien dengan jaminan

Sasaran
Workshop ini diikuti oleh minimal perwakilan 4 (empat) unsur masing-masing rumah sakit yaitu dari unsur Komite Medik, Rekam Medik, IT dan Bagian Keuangan.

Strategi Pelaksanaan
Secara keseluruhan kegiatan workhsop ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari atau sekitar 20 jam pelajaran (20 x 45 menit), dengan fokus hari pertama yaitu overview dan strategi rumah sakit memenangkan persaingan dalam pengelolaan pasien dengan jaminan dalam antisipasi universal couverage health insurance, sedangkan hari kedua berfokus pada intensifikasi pendapatan dari pasien dengan jaminan menggunakan metoda bimbingan teknis, praktikum serta uji coba tools yang mendukung utilisasi review dan intensifikasi total revenue.
Metoda yang digunakan adalah ceramah tanya jawab, diskusi kelompok, pembahasan kasus, sharing experience serta praktikum penggunaan tools yang appropriate.

Organisasi Pelaksana
Kegiatan ini difasilitasi oleh Hospital-Research, Developing & Managing Center (H-RDMC) RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi Jawa Barat dengan Konsultan terkait yaitu :
1. Suherman, dr, MKM (Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Wakil Ketua Arsada Jawa Barat)
2. Yanyan Rusyandi (konsultan Ekonomi Kesehatan H-RDMC)
3. Ng Phi Shi (Team IT Development RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat Propinsi Nusa Tenggara Barat)

Informasi H-RDMC :
Hospital-Research, Developing & Managing Center (H-RDMC)
Kantor Pusat :
Jalan Rumah Sakit Nomor 1 Kota Sukabumi Jawa Barat Kode Pos 43113
Telepon 0266-225180, 225181, 7040122 Fax. 0266-212988

Kantor Perwakilan Indonesia Timur
Jl. AP. Pettarani No 4 Makasar 90222 Telp. 0411-5070855, 853044 Fax 0411-870370

Web : http://hospital-rdmc.blogspot.com
Mail : health.rdmc@gmail.comrusyandi@gmail.com

Personal contact :
Yanyan Rusyandi (0818710686) mail : pptirs_2008@yahoo.com ID YM : pptirs_2008
Drg. Musafira A., MARS (08124210948)

Waktu dan Tempat
Kegiatan ini dilaksananakan di Balikpapan Propinsi Kalimantan Timur pada hari Jum’at-Sabtu tanggal 6-7 Februari 2009 (tempat dalam konfirmasi).


Tentative Schedule
Berdasarkan struktur materi dan strategi pelaksanaan tentative schedule dapat diformulasi sebagai berikut :
1. Trend & Issue Kebijakan Sistem Pembiayaan Kesehatan
2. Intensifikasi Pendapatan RS sebagai Instrumen Pengendalian Kinerja
3. Mekanisme & Pengelolaan Pra-Payment system
4. Bargaining position RS dalam underwriting
5. Peran RS dalam penentuan Tarif pasien dengan Jaminan
6. Strategi Implementasi Pengelolaan pasien dengan Jaminan
7. Dukungan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan Pasien dengan Jaminan
8. Sharing Experience Mengelola Pasien dengan Jaminan
9. Praktikum

Biaya
Investasi untuk kegiatan tersebut adalah Rp 3.600.000 (tiga juta enam ratus ribu rupiah) per peserta dengan fasilitas :
- penginapan selama acara workshop.
- Seminar kit, makalah dalam bentuk hardcopy dan CD


Penutup
Tuntutan masyarakat akan semakin tingginya kualitas pelayanan kesehatan merupakan tantangan lain bagi rumah sakit dalam menyikapi secara proaktif apa yang menjadi keinginan masyarakat sebagai konsumen (consumer driven). Seiring dengan kemajuan era informasi dan kemajuan IPTEKDOK dalam era globalisasi sekarang ini tidak sedikit masyarakat yang dengan kelas ekonomi tertentu akan memilih asuransi kesehatan sebagai mitra jaminan kesehatannya. Hal itu senada dengan tujuan Pemerintah dalam menciptakan universal couverage asuransi kesehatan. Ini mengharuskan kesiapan rumah sakit dalam menghadapi trend dan issue ke depan. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi percepatan bagi rumah sakit dan dapat lebih percaya diri melalui kesiapan serta interkoneksi antara kompetensi SDM dengan penguasaan teknologi informasi.


Balikpapan, 05 Januari 2009
Kepala Divisi Manajemen
H-RDMC

Yanyan Rusyandi, SE, MKes

Tidak ada komentar: